“Cara salah dalam mengirim e-mail”
August 11th, 2007 by Admin
- Tulisan dalam huruf kapital semua. Orang tidak akan menyukai jika ada yang berteriak ke mereka. Etika dalam menulis e-mail, jika mengekspresikan kemarahan, maka tulisan akan ditulis dengan huruf kapital semua.
- Mencantumkan alamat website/url di awal kalimat.
- Menulis dengan paragraf yang sangat panjang, dan kata-kata yang bertele-tele. Jangan berusaha mengungkapkan semua hal dalam satu paragraf yang sangat panjang, karena ini akan mengurangi mood pembacanya.
- Memberikan kesan personal yang terlalu berlebihan. Orang memang suka jika mendapat e-mail yang personal, misal: ada nama atau sapaan kepada penerima. Tapi jika personalisasi ini dilakukan secara berlebihan, si penerima akan merasa aneh
- Selalu Fokus ke diri anda sendiri, bukannya fokus kepada prospek anda. Ingat, anda mengirim e-mail kepada prospek anda, jadi anda juga harus melihat dari sudut pandang prospek anda. Jangan egois.
- Mengirim e-mail terus-menerus jika tidak mendapatkan respon. 6-7 e-mail itu sudah lebih dari cukup untuk mengetahui, bahwa prospek anda tidak tertarik untuk join. Jadi anda bisa berhenti mengirimkan e-mail jika tidak ingin disebut spamming.
- Tidak memiliki selera humor.
Posted in Recent Post


