Testimoni di ISMBEA 2007

August 16th, 2007 by Admin

ISMBEA (The Indonesian Small and Medium Business
Entrepreneur Award) 2007 adalah Acara yang diprakarsai oleh
Majalah Wirausaha dan Keuangan, dan didukung oleh
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Bertempat di Grand Ballroom Hotel Sahid Jakarta, Jum’at 20
Juli 2007, Penghargaan ISMBEA 2007 diserahkan langsung oleh
Menteri Suryadharma Ali, kepada 16 orang Entrepreneur terpilih,
termasuk diantaranya Anne Ahira, Dewi Motik, dan lainnya.

Ahira mendapat kesempatan untuk mengawali acara dengan
memberikan seminar internet marketing yang bertema “UKM
Goes Online”. Seminar kali ini juga menjadi ajang bagi
Ahira untuk lebih memperkenalkan dunia online kepada para
pemilik UKM.

Antusias peserta seminar sangat bagus, terlihat dari
lontaran pertanyaan yang mereka ajukan. Dengan tahapan
yang dijelaskan oleh Ahira secara detil dan jelas, semakin
memotivasi para pemilik UKM untuk terjun berbisnis online.

Puncak acara berlangsung pada saat penghargaan ISMBEA oleh
Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Suryadharma Ali kepada 16
orang entrepreneur terpilih. Walaupun nama Anne Ahira dipanggil
terakhir kali, sambutan tamu undangan yang ditujukan untuk
Ahira justru paling meriah dan membahana. Sampai-sampai,
sambil tersenyum Pak Menteri berucap “Wah .. fansnya Ahira
banyak ya …”

Selepas memberikan penghargaan, Pak Suryadharma Ali
menyampaikan sambutan seputar “Percepatan Bisnis UKM Melalui
Penerapan Teknologi Informasi”. Hal ini semakin menegaskan
pentingnya Internet dalam memajukan UKM di Indonesia.

Acara semakin seru tatkala Ahira didaulat khusus untuk
menyampaikan pidato singkat tentang “Revolusi Bisnis Melalui
Internet”.

Dengan penuh semangat, Ahira mengajak agar orang Indonesia
menjadi pemain dan mengambil manfaat dari peluang yang ada
di Internet. Jika selama ini banyak diantara kita yang
menggunakan internet sebagai “user”, sudah saatnya mindset
tersebut diubah. Sudah saatnya masyarakat Indonesia melek
internet sebagai pebisnis atau “marketer”.

Walaupun aktifitas “user” dan “marketer” hampir sama, namun
tujuan aktifitasnya berbeda. Misal, umumnya “user” melakukan
browsing hanya sebatas mencari informasi, sedangkan “marketer”
melakukan browsing untuk riset. Para “user” biasa chatting
untuk having fun, sedangkan “marketer”, memanfaatkan
fasilitas chatting untuk “customer support”.

Ahira juga menekankan bahwa melalui internet, kita sebagai
bangsa Indonesia, bisa sejajar dengan bangsa-bangsa maju di
dunia. Yang terpenting kita mau mulai belajar.

Pak Menteri beserta staffnya mengangguk-angguk tanda
mengiyakan. Mereka juga ikut terpukau dan kagum dengan
semangat dan visi Ahira yang luar biasa.

Kurangnya informasi masyarakat Indonesia akan pemahaman
internet, mendorong Ahira melakukan roadshow seminar.
Bahkan untuk lebih memperluas pengenalan internet marketing,
Ahira akan meluncurkan CD tutorial bagi masyarakat yang
ingin belajar.

“Silakan CD itu dicopy dan dibajak sebanyak mungkin agar
semakin banyak orang Indonesia yang melek internet
marketing”, serunya.

Aplaus tak henti-hentinya membahana di ruang Grand
Ballroom Hotel Sahid Jaya selama Ahira berpidato.

Dewi Motik, salah satu peraih penghargaan Indonesia Small
and Medium Business Entrepreneur Award 2007 (ISMBEA) juga
nampak sangat terkesima. Setelah Ahira selesai menyampaikan
testimoni tersebut, Dewi Motik beranjak dari duduknya,
menyambut Ahira dengan antusias dan memeluknya erat erat
sambil menangis. Bahkan, Pak Menteri pun ikut berdiri untuk
menjabat tangan Ahira langsung.

dikutip dari Asian Brain Update

Posted in Recent Post

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.